Jumat, Desember 9, 2022
Google search engine
BerandaNewsSekjen KNPI Ahmad Fauzan Polisikan Fadh Arafiq

Sekjen KNPI Ahmad Fauzan Polisikan Fadh Arafiq

Jakarta – Ketua Umum DPP Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Fadh El Fouz Arafiq dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Sekjen Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Ahmad Fauzan. Fadh Arafiq dituding telah melakukan pengeroyokan dan penculikan terhadap dirinya.

Dalam keterangannya, Fauzan mengungkapkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Minggu (20/3) sekitar pukul 16.00 WIB. Ia mengaku didatangi oleh orang-orangnya Fadh Arafiq.

“Masalah pemukulan betul, tapi bukan Fahd yang mukul, tapi orang-orangnya dia. Dia datang memimpin menculik kita bertiga. Saya sama Umar Bonte di Hotel Sahid itu diambil sama mereka, di Hotel Sahid itulah terjadi pemukulan terhadap saya. Terus dibawa ke kantor ormas kan ke kantor ormasnya Fahd,” ungkap Ahmad Fauzan saat dihubungi, Senin (21/3/2022).

Fauzan menjelaskan saat itu pihaknya sedang menggelar sebuah kongres luar biasa (KLB) di hotel tersebut. Sejumlah orang tersebut kemudian mendatangi Fadh Arafiq.

“Jadi kita melaksanakan kongres luar biasa, berjalan landai-landai saja bahkan haru, suasana bagus. Tiba-tiba kita didatangi orang-orang Fahd meminta saya datang,” bebernya.

Ia pun membeberkan aksi yang dilakukan oleh orang suruhan Fahd, bahkan ponsel Umar Bonte dirampas. Selain itu, dirinya mengaku dipiting dan dipukul.

Usai tiba di kantor ormas Fahd, Fauzan menjelaskan mereka berdua diintimidasi dan dimaki-maki. Menurutnya, situasi sangat mencekam.

“Sudah selama di situ kita diintimidasi, dimaki-maki. Mencekam sekali. Makanya kita buat LP, kita lagi visum. Kalau nggak ada halangan besok mau ke LPSK. Ancamannya luar biasa menakutkan. Pokoknya diintimidasi habis-habisan. Kita salah omong langsung dimaki,” ujar Fauzan.

Fauzan mengatakan mereka berdua baru boleh keluar dari kantor Fahd usai menyetujui sebuah kesepakatan. Karena dalam kondisi terintimidasi, kata Fauzan, maka Umar Bonte menyepakatinya.

“Dikeluarkan itu kita dipaksa. Ketum dipaksa tanda tangan, saya dipaksa setujui apa mau mereka. Akhirnya hp ketum dibalikin. Mereka nyatakan kita sudah bersatu, kita dalam kondisi terintimidasi dan terancam kita iyakan semua,” terangnya.

Dia pun melaporkan peristiwa pengeroyokan itu ke Polda Metro Jaya. Laporan polisi (LP) itu teregister dalam LP bernomor LP/B/1439/III/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA per tanggal 20 Maret 2022.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments