Kamis, Agustus 18, 2022
Google search engine
BerandaNewsTersangka Hariz Azhar akan Laporkan Balik Luhut ke Polisi

Tersangka Hariz Azhar akan Laporkan Balik Luhut ke Polisi

Jakarta – Mantan Koordinator KontraS Haris Azhar ditetapkan tersangka dalam kasus pencemaran nama baik terhadap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhur Binsar Panjaitan.

Haris pun berencana melaporkan balik Luhut ke polisi terkait dengan kejahatan ekonomi dan investasi di Papua.

Diketahui, Haris dan Koordinator KontraS, Fatia Maulidiyanti ditetapkan jadi tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah penyebaran berita bohong terhadap Luhut.

“Jadi akan laporan balik ya walaupun secara legal ini bukan delik aduan,” ungkap kuasa hukum Haris Azhar, Nurkholis, Senin (21/3/2022).

“Hari ini atau besok akan melakukan pelaporan balik,” sambungnya.

Direktur Eksekutif Lokataru itu membeberkan sejumlah pelanggaran dan dugaan tindak pidana atau kejahatan di sektor ekonomi dan investasi di Papua.

“Tapi dengan cara seperti ini maka ini mengingatkan, menyetrum kita bukan untuk kabur, tapi menyetrum kita untuk kita harus segera pro aktif melakukan segala dan tindakan hukum yang lainnya. Yang potensial dari materi yang kita punya. Jadi kita akan melakukan berbagai upaya hukum kedepannya. Bukan cuma saya ada banyak teman teman,” kata Haris.

Sebelumnya, Polisi telah menetapkan Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan.

Haris mengonfirmasi informasi ihwal penetapan dirinya dan Fatia sebagai tersangka.

“Haris dan Fatia ditetapkan sebagai Tersangka oleh Penyidik Polda Metro Jaya melalui Surat Pemberitahuan Penetapan Tersangka untuk masing-masing Nomor: B/4135/III/RES.2.5/2022/Ditreskrimsus dan Nomor: B/4136/III/RES.2.5/2022/ Ditreskrimsus tertanggal 17 Maret 2022,” seperti dalam pernyataan Haris lewat pesan singkat, Sabtu (19/3/2022).

Haris menyebut penetapan tersangka tersebut merupakan tindak lanjut dari proses laporan polisi tertanggal 22 September 2021 oleh Luhut.

Pelaporan itu berkaitan dengan video yang terdapat dalam akun youtube Haris Azhar yang berjudul “Ada Lord Luhut dibalik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN juga ada” berdasar pada hasil riset Koalisi Masyarakat Sipil yang berjudul “Ekonomi Politik Penempatan Militer di Papua: Kasus Intan Jaya”.

Haris menyebut, dirinya dan Fatia dipanggil sebagai tersangka pada Senin (21/3). “Panggilan untuk dimintai keterangan sebagai Tersangka Pada Senin, 21 Maret 2022,” ungkap Haris.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments