Sabtu, Oktober 8, 2022
Google search engine
BerandaHukumPolda Metro Jaya Lansir Jumlah Korban Kericuhan dalam Aksi Demo RUU...

Polda Metro Jaya Lansir Jumlah Korban Kericuhan dalam Aksi Demo RUU KUHP

Jakarta– Polda Metro Jaya melansir jumlah korban kericuhan dalam aksi unjuk rasa didepan Gerbang Gedung DPR RI Senayan Jakarta, dan beberapa tempat lainnya diwilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Kita sudah mendata ada 254 yang dirawat jalan di beberapa rumah sakit dan 11 orang dirawat inap”, kata Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Subroto kepada wartawan di Maolda Metro Jaya, Jalan Jenderal gatot Subroto Jakarta Selatan, Rabu (25/9/2019).

Meski tidak spesifik, Kapolda memastikan keseluruhan korban terluka saat terjadi aksi dorong-dorongan dengan petugas, dan beberapa diantaranya terpapar gas air mata. Sebagian besar korban saat ini sudah pulang kerumah masing-masing, sementara yang lainnya masih dirawat di beberapa rumah sakit.

“Ada mahasiswa yang kena gas air mata, kemudian karena dorong-dorongan, mereka lari dan lain-lain. Kami masih dalami sebabnya apa, Nanti juga Pak Kabid Dokkes mau ke RS di mana adik-adik dirawat”, lanjut Gatot.

Baca juga : https://mediaguna.com/2019/09/24/resmob-polda-metro-jaya-tangkap-2-mahasiswa-fly-penyerang-petugas/

Selain dari mahasiswa, Irjen Pol Gatot Subroto memastikan personilnya juga menjadi korban dalam aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh kemarin, Selasa (24/9/2019). 

“Korban petugas polisi 39, ada yang terkena lemparan batu, ada yang tangannya patah dan lain-lain, sekarang dirawat inap’ pungkas Gatot.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi unjuk rasa di depan Gerbang Utama gedung DPR RI Senayan Jakarta pada Selasa (24/9/2019) berakhir ricuh. 

Massa dan aparat keamanan terlibat bentrok, sehingga polisi terpaksa mengeluarkan tembakan gas air mata untuk membubarkan serta menghalau massa yang melakukan tindakan anarkis serta pengerusakan beberapa fasilitas umum.

RELATED ARTICLES

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments