Jumat, Desember 9, 2022
Google search engine
BerandaDaerahTengku Iwan Jayasyah Dorong Pemda Kota Tangerang Gelar Baksos Migor

Tengku Iwan Jayasyah Dorong Pemda Kota Tangerang Gelar Baksos Migor

Jakarta – Hilangnya minyak goreng (migor) kemasan di pasaran, nyaris terjadi di sejumlah daerah sejak beberapa pekan terakhir. Meskipun tersedia, harga minyak goreng yang dijual pedagang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp 14.000 perliter.

Ditengah polemik raibnya migor, masih ada beberapa masyarakat, pengusaha hingga tokoh politik, seperti Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Akhmad Syaikhu, yang memilih aksi sosial terjun langsung membantu masyarakat, membagi-bagikan migor merk “jujur” gratis ke warga.

Mengapresiasi kegiatan sosial ini, Wakil Ketua DPR Kota Tangerang, Tengku Iwan Jayasyah Putra mengaku telah mengusulkan kegiatan serupa bagi-bagi migor gratis ke warga Kota Tangerang.

Dari pantauan dan aspirasi masyarakat yang ditemuinya disejumlah titik diwilayah Kota Tangerang, Tengku memastikan kegiatan bantuan sosial ini sangat dinanti masyarakat Kota Tangerang, khususnya yang terdampak pandemi Covid-19.

“Pertama, aksi sosial dalam wujud nyata seperti yang dilakukan Pak Akhmad Syaikhu sangat baik. Kedua, saya sudah mendengar langsung keinginan masyarakat Kota Tangerang yang menanti bansos untuk meringankan sedikit beban hidup mereka,” kata Tengku saat dihubungi wartawan, Rabu, (23/2/2022).

Selain migor, Tengku menilai bantuan sosial lainnya juga harus segera digulirkan mengingat aktivitas sosial ekonomi masyarakat belum normal setelah pemerintah pusat kembali memperpanjang PPKM level 3 di Kota Tangerang hingga 28 Februari mendatang.

DPRD bersama segenap unsur penyelenggara negara di Kota Tangerang, memiliki pandangan yang sama untuk mengantisipasi kelangkaan migor seperti yang terjadi di hampir sebagian besar daerah.

Salah satunya, dengan memperketat pengawasan hulu hingga hilir jalur pendistribusian sampai penjualan migor di titik-titik penjualan komoditas sembako, wilayah Kota Tangerang.

Pengawasan ini, lanjut Tengku, juga melibatkan aparat penegak hukum dalam hal ini Polres hingga polsek-polsek diwilayah hukum Kota Tangerang, unsur TNI serta LSM.

“Kita perketat (pengawasan) dan awasi 24 jam seluruh jalur pendistribusian migor di pusat-pusat perbelanjaan yang biasa dikunjungi masyarakat,” tutur Tengku.

Langkah ini, lanjut Tengku, untuk mengantisipasi permainan para spekulan yang menjadi biang kerok langkanya migor di sejumlah daerah di Indonesia.

“Kepada para spekulan saya ingatkan, jangan coba-coba main di Kota Tangerang. Kita pelototin 24 jam. Kedapatan (timbun migor), langsung proses hukum,” tegas Tengku.

Bukan hanya didominasi para pemain besar, oknum masyarakat seperti pasangan suami istri (pasutri) di Serang Banten juga kedapatan menjadi spekulan usai menimbun 9600 liter migor.

Melihat fenomena ini, politisi PKS ini mengingatkan bahwasanya kegiatan spekulan adalah pebuatan dosa dan dilarang oleh agama dan kepercayaan apapun di Indonesia.

Dalam ajaran islam, Tengku menjelaskan terdapat unsur-unsur maisir yang tidak sesuai dengan syariah Islam, diantaranya spekulan lebih mementingkan kepentingan diri dan tidak mempedulikan kepentingan dan kondisi ekonomi serta pelaku pasar yang lain.

“Untuk masyarakat Kota Tangerang saya himbau jangan panic buying, beli secukupnya saja. Jangan tergoda jadi spekulan, hina-tercela di dunia, dosa besar kelak di akhirat,” pungkas Tengku.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments